Rabu, 20 Agustus 2014

Menyapa Ratna, Lurah Geulis Pemimpin Kawasan Percontohan di Bandung

Huawei Honor 3C  - Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, menjadi daerah percontohan sejumlah program Wali Kota Bandung. Ada sosok lurah berparas cantik di balik pencapaian itu. Namanya Ratnarahayu Pitriyati (31).

Ratna, begitu ia akrab disapa, baru menjadi lurah Sadang Serang pada Agustus 2013 lalu. Ia menggantikan lurah sebelumnya yang sudah pensiun. Sebelumnya, Ratna menjabat sebagai Sekretaris Lurah di Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage.

Ratna mengaku senang karena kelurahan yang dipimpinnya menjadi kawasan percontohan dari beberapa program wali kota.

"Kalau juara apa-apa sih belum. Tapi pencapaian dalam program Pak Wali, Alhamdulillah, kelurahan ini jadi percontohan," ujar Ratna saat ditemui di ruang kerjanya di Sadang Serang, Rabu (20/8/2014).

Ratna patut berbangga hati, karena Kelurahan Sadang Serang adalah kelurahan pertama yang memakai konsep e-Kelurahan. Sehingga menjadi percontohan bagi kelurahan lainnya.

"Kebetulan ada program Pak Wali yang bekerjasama dengan PT Telkom yakni e-kelurahan. Pihak Telkom melakukan survei lebih dulu untuk mencari daerah mana yang siap menjadi percontohan. Alhamdulillah, kami yang terpilih," ujarnya.

Karena menjadi kelurahan yang sudah menggunakan aplikasi e-Kelurahan, ia pun kerap menjadi pembicara terkait program tersebut untuk daerah-daerah lain.

Minggu, 01 Juni 2014

Rossi Naik Podium pada Balapan Ke-300

Lautan kuning pendukung Valentino Rossi memadati Sirkuit Mugello pada penyelenggaraan GP Italia, Minggu (1/6/2014). Mereka menjadi saksi perjuangan Rossi sepanjang balapan hingga akhirnya mencapai podium setelah finis ketiga.

Balapan ini juga sangat spesial bagi pria 35 tahun tersebut. Ini adalah balapan ke-300-nya sepanjang karier. Catatan ini membawanya bersanding dengan sesama pebalap Italia, Loris Capirossi. Sebelum pensiun, Capirossi mencatat 328 balapan.

"Sesi latihan dan seluruh akhir pekan ini agak sedikit sulit," kata Rossi setelah balapan. "Saya rasa, saya punya peluang untuk bersaing dengan pebalap lain, tetapi saya menyia-nyiakannya kemarin saat kualifikasi."

Pada sesi kualifikasi, Sabtu (31/5/2014), Rossi melakukan kesalahan dalam memilih ban yang membuatnya tak bisa meraih catatan waktu cukup baik. Dia hanya bisa mencatat waktu tercepat ke-10 dan harus start dari baris keempat.

"Dari baris keempat sangat sulit untuk menang. Saya mendapat masalah saat pemanasan jadi tidak bisa mencoba setting baru. Saya beruntung pada awal balapan dan bisa melewati beberapa pebalap. Bagus, saya bisa kembali naik podium di Mugello. Ini sangat spesial," jelas Rossi.

Rossi finis dengan selisih tak sampai dua menit di belakang Marc Marquez dan Jorge Lorenzo yang bersaing ketat hampir sepanjang balapan. Di belakangnya, Dani Pedrosa finis 14 detik lebih lambat di urutan keempat.

"Rasanya selalu emosional, berada di podium Mugello di depan para pendukung. Sejak pagi tadi rasanya sudah luar biasa bersama para penggemar. Ini hari yang luar biasa untuk MotoGP, lintasan yang luar biasa, balapan yang hebat dengan Jorge dan Marc. Saya senang karena kami berada di level yang bagus dan saya selalu bisa melihat Jorge dan Marc. Tentu saja saya ingin lebih baik, tetapi dari baris keempat ini (hasil yang) bagus," terang Rossi.

Finis ketiga ini mengantar Rossi naik ke posisi dua klasemen dengan 97 poin, menggeser Pedrosa yang kini tertinggal satu poin. Di posisi pertama masih ada Marquez yang selalu menang dalam enam balapan musim ini dengan poin 150.

Sebelum balapan di Mugello dimulai, Capirossi memutari Mugello sebagai penghormatan untuk almarhum Marco Simoncelli yang meninggal karena kecelakaan pada GP Malaysia 2011. Capirossi naik motor Honda Gresini yang dipasangi nomor 58, nomornya Simoncelli.


Sumber : http://olahraga.kompas.com/read/2014/06/01/2238528/Rossi.Naik.Podium.pada.Balapan.Ke-300

Baca Juga :
Resep Kue Donat
Resep Kue Keju
Resep Kue Dorayaki
Resep Kue Cubit
Resep Kue Apem
Resep Kue Kering

Sabtu, 31 Mei 2014

Pangeran Harry Ingin Kembali Bersama Cressida Bonas


Pangeran Harry nampaknya masih mencintai mantan kekasihnya Cressida Bonas. Keduanya memutuskan untuk berpisah pada akhir April lalu lantaran beredar kabar Cressida Bonas dianggap tak pantas sebagai pendamping hidup sang pangeran.

Kabar tersebut tentu saja mengejutkan, pasalnya Pangeran Harry dan Bonas sebelumnya ramai terdengar kabar mereka akan segera bertunangan dan menikah. Dilansir dari Showbizspy, Sabtu (31/5/2014), Pangeran Harry menginginkan wanita berusia 25 tahun itu kembali ke pelukannya.

"Teman-temannya hampir selalu mengajak Pangeran Harry keluar malam karena mereka melihat Pangeran Harry jadi sengsara akhir-akhir ini. Dia sudah tidak bersama Cressida, tetapi dia sedang memikirkan cara untuk meminta Cressida kembali padanya," kata seorang sumber.

Sumber tersebut juga menambahkan kalau Cressida Bonas juga masih mencintai Pangeran Harry. Namun, Cressida masih belum siap untuk menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Inggris.

Baru-baru ini,terdengar kabar Kate Middleton menjadi penyebab putusnya Pangeran Harry dan Cressida. Hal tersebut lantaran Cressida mendengarkan saran dari istri Pangeran William itu untuk mengakhiri hubungannya.  - Resep Kue Tradisional

Legenda Juve Minta Pogba Tak Mata Duitan

 
Spekulasi akan masa depan Paul Pogba, cukup membuat kubu Juventus meradang. Bahkan, legenda hidup Juve, Pavel Nedved, memperingatkan Pogba agar tak mudah tergiur dengan tawaran besar dari klub-klub yang menginginkan jasanya.

Pemain yang disia-siakan oleh Manchester United ini, memang berhasil memikat banyak klub-klub besar di Eropa. Hal tersebut menyusul performa gemilang Pogba sejak berkostum I Bianconeri, dua gelar scudetto berhasil dipersembahkannya. - Pulau Tidung

Real Madrid, Paris Saint-Germain, dan Chelsea, menjadi tim yang paling sering dikaitkan dengannya. Tentunya tak terlalu sulit bagi tiga klub itu, untuk bisa mendapatkan tanda tangan dari wonderkid asal Prancis ini dengan mengiming-imingi gaji dan bonus yang besar.

Sadar akan kondisi itu, Nedved meminta Pogba agar tak terlalu mudah dalam menerima rayuan klub besar nan kaya raya. Nedved yang saat ini menjabat direktur teknik Juve, menilai Pogba akan memiliki perjalanan karier yang bagus bila bertahan dengan Si Nyonya Tua.

“Saya pikir akan lebih baik untuk kariernya --tetap bersama Juventus. Kami ingin mempertahankan dia untuk selama mungkin. Saya berbicara dengan pemain dan agennya (Mino) Raiola. Saya menyuruhnya untuk berpikir tentang pertumbuhan sebagai pemain dan bukan memikirkan uang,” ujar Nedved, seperti dilansir Football-Italia.

Nedved yang bermain untuk Juve pada 2001-2009, mengungkapkan bahwa klub akan mengadakan pertemuan dengan pelatih Antonio Conte guna membahas kontrak baru Pogba. Juve akan memperbarui kontrak Pogba yang sebenarnya baru akan habis pada 2016.- Paket Pulau Pari

Sumber : http://bola.viva.co.id/news/read/502245-legenda-juve-minta-pogba-tak-mata-duitan